Home » Sekuritas » Reksadana » Selama November, reksadana pendapatan Tetap Minus

Selama November, reksadana pendapatan Tetap Minus

kepada kinerja instrumen investasi. salah satunya adalah kinerja reksadana pendapatan tetap yang mengalami penurunan selama bulan November 2016. Banyak faktor yang mempengaruhi laju reksadana pendapatan tetap, salah satunya adalah faktor fundamental dalam negeri yang membuat kinerja ini menjadi melemah, selama bulan November 2016 return reksadana pendapatan tetap minurs 2.81% hal tersebut bisa terlihat dari  Infovesta Fixed Income Fund Index.

Hasil minum dari reksadana pendaptan tetap ikut terbawa juga oleh kinerja pasar obligasi pemerintah yang mengalami koreksi 2.54% didalam periode yang sama. Sementara itu kinerja pasar obligasi korporasi berhasil menguat tipis 0.33% di bulan November 2016. Walaupun rata rata return reksadana pendapatan minus, tapi masih ada beberapa produk reksadana pendapatan tetap yang mampu mencatatkan kinerja positif.

PRODUK REKSADANA

Berikut adalah 10 produk reksadana pendapatan tetap dengan Return tinggi selama periode November 2016

NoProdukReturn
1Maybank Sukuk Syariah0,75%
2Simas Danamas Mantap Plus0,57%
3Danamas Stabil0,55%
4Danamas Pasti0,49%
5RHB Fixed Income Fund0,45%
6BNI-AM Dana Prima0,45%
7Bahana Provident Fund0,43%
8Syailendra Steady Income Fund0,31%
9Dana Pasti 0,22%
10Dana Premier 0,17%

 

10 produk reksadana pendapatan tetap dengan Return Minus Selama Periode November 2016

NoProdukReturn
1Investasi Reksa Premium-7,18%
2Mega Dana Pendapatan Tetap-7,04%
3I AM Bond Fund-6,78%
4Batavia Pendapatan Tetap Utama Syariah-6,48%
5Mega Dana Ori Dua-6,44%
6Schroder Dana Obligasi Utama-6,43%
7Premier Fixed Income Syariah-6,04%
8Avrist Sukuk Income Fund-5,77%
9Manulife Dana Tetap Utama-5,71%
10BNP Paribas Obligasi Plus-5,68%

Sumber : Infovesta Fixed Income Fund Index

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Pasar Saham Turun, Reksadana Saham Masih Moncer

Walaupun pasar saham cenderung menurun di akhir Februari lalu, namun reksadana saham masih bisa mencatatkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.