Home » Ekonomi & Bisnis » Perbankan » Minna Padi Bakal Caplok Bank Muamalat – OJK Belum Menerima Laporan

Minna Padi Bakal Caplok Bank Muamalat – OJK Belum Menerima Laporan

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (Minna Padi) telah mengeluarkan pernyataan pada pertengahan Oktober lalu bahwa akan melakukan penambahan modal / Right Issue dengan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) kepada PT Bank Muamalat Indonesia (Bank Muamalat) senilai RP. 4,5 triliun. Dana t ersebut di incar dari penerbitan 5 miliar lembar saham baru dengan nilai sebesar Rp. 25 / saham.

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai rencana Minna Padi untuk mengakuisisi / menguasai PT Bank Muamalat Indonesia (Bank Muamalat), penambahan dana Right Issue akan dilakukan untuk terwujudnya tujuan tersebut.

Baca Juga :  BRI Support Sinergi Bersama BPD

Rencana yang mencuat sejak sebulan yang lalu ternyata hingga saat ini Minna Padi belum melaporkan rencana akuisisi Bank Muamalat kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Padahal, dalam peraturan Bank Muamalat disebutkan bahwa pemegang saham harus sesuai dengan ketentuan syariah yang sudah ditetapkan. Jika kedepannya perusahaan sekuritas tersebut tidak memberikan laporan yang sah kepada OJK, kemungkinan ketetapan yang dibuat Bank Muamalat sudah dilanggar, sehingga Minna Padi tidak lagi cocok untuk menjadi induk dari Bank Muamalat.

Baca Juga :  Mandiri Syariah Raih Rp7,47 Triliun Pendanaan Infrastrukstur

Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, mengatakan bahwa “Minna  Padi belum memasukkan permohonan akuisisi ke pihak kami, kita belum bisa memastikan bahwa mereka Syariah atau tidak sebelum mengkaji laporan mereka”.

Heru juga menambahkan : “Rencana pembelian saham selama ini masih dalam pembicaraan antara kedua belah pihak. Jika sewaktu-waktu Minna Padi memasukkan laporan pengkajian akuisisi, OJK akan selalu siap melakukan fit and proper sesegera mungkin.

Baca Juga :  Mandiri Syariah Raih Rp7,47 Triliun Pendanaan Infrastrukstur

Adapaun besar nilai transaksi untuk melakukan akuisisi Bank Muamalat melalui proses HMETD adalah sebesar Rp. 4,5 triliun. Sehingga 51% saham akan dibeli dari keseluruhan modal saham yang ditempatkan dan disetor oleh Bank Muamalat.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor sekuritas.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

Bulan ini, BTN Siap Luncurkan Kartu Debit dengan Logo GPN

Saat ini industri perbankan sudah bersiap untuk meluncurkan kartu debit dengan logo Gerbang Pembayaran Nasional ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *