Home » Pasar Uang » Untuk Pertama Kalinya Pemerintah Tawarkan Sukuk Tabungan

Untuk Pertama Kalinya Pemerintah Tawarkan Sukuk Tabungan

Untuk memanfaatkan investasi yang semakin berkembang di indonesia. saat ini sudah banyak instrumen investasi baru yang di tawarkan. instrumen investasi baru ini di datangkan untuk investor ritel agar investasi semakin menarik dan bisa juga untuk menarik minat masyarakat untuk berinvestasi. baru baru ini Pemerintah telah resmi meluncurkan sukuk tabungan untuk pertama kalinya. Sukuk tabungan yang di luncurkan pemerintah ini di harapkan bisa menarik minat masyarakat untuk menabung sukuk. Sukuk tabungan ini bernomor seri ST-001 dan menawarkan imbalan tetap 6,9% per tahun. Sukuk tabungan dari pemerintah ini memiliki jangka waktu investasi selama 2 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 7 September 2018.

Baca Juga :  Manulife Bantu Kembangkan Literasi pasar Modal Syariah di Jatim

Sukuk tabungan dari pemerintah ini menawarkan Asset seperti Proyek atau kegiatan APBN dengan tahun anggaran 2016 dan juga menawarkan barang milik negara seperti tanah dan bangunan. Investor yang ingin berinvestasi sukuk tabungan ini bisa memesan minimal Rp 2 juta dan maksimal Rp 5 miliar. Masa penawaran sukuk tabungan ini dari 22 Agustus sampai 2 September 2016. Imbalan akan di berikan setiap tanggal 7 pada seiap bulan. Pembayaran pertama pada 7 oktober 2016. Yang menjadi pembeda Sukuk Ritel dengan tabungan adalah tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder (non tradable). Namun dalam sukuk tabungan ini, pemerintah akan memfasilitasi pencairan sebelum tanggal jatuh tempo.

Baca Juga :  Manulife Bantu Kembangkan Literasi pasar Modal Syariah di Jatim

Pemerintah mentargetkan dari dari peluncuran ST-001 bisa menyerap dana hingga Rp 2 Triliun, namun di prediksikan dengan agen penjualan, dana dari investasi ini bisa mencapai Rp 3 triliun. Sebagai instrumen investasi yang baru tentu banyak keuntungan dari investasi sukuk tabungan ini. karena investor bisa memanfaatkan sukuk tabungan untuk diversifikasi portofolio. Selain itu dengan jangka waktu yang hanya 2 tahun ini menjadi kelebihan dan daya tarik untuk investor. Terutama bagi investor pemula yang baru bergabung dengan instrumen investasi obligasi. Karena investor yang masih baru akan merasa lebih nyaman dengan investasi sukuk dengan jangka waktu atau tenor yang pendek.

Baca Juga :  Manulife Bantu Kembangkan Literasi pasar Modal Syariah di Jatim

 

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk – produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Bank Mandiri Targetkan Buat 14 Juta Kartu Elektronik hingga Akhir 2017

Kebutuhan masyarakat terhadap uang elektronik atau e-Money terus meningkat sejalan dengan program pemerintah yang menerapkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *