Home » Pasar Uang » Uang Palsu Semakin Marak, BI Perlu Waspada

Uang Palsu Semakin Marak, BI Perlu Waspada

Menjelang Lebaran, kebutuhan uang di masyarakat semakin tinggi sehingga ini menjadi alasan untuk onum oknum tidak bertanggung jawab mengedarkan uang palsu. Karena kebutuhan akan uang sangat lah tinggi menjelang lebaran. Sehingga maraknya peredaran uang palsu perlu sangat di waspadai. Tahun ini peredaran uang palsu di Indonesia di prediksi meningkat. Oleh sebab itu BI Perlu mewaspadai peningkatan uang palsu yang terjadi di indoensia. BI di harapkan akan bisa menambah lokasi penukaran uang untuk menekan angka peredaran uang palsu. Kasus uang paslu ini yang telah di amankan ada yang dalam jumlah kecil dan juga dalam jumlah besar namun masyarkat di harapkan dapat mewaspadai peredaran uang palsu.

Di indonesia, hampir setiap tahun peredaran uang palsu terus mengalami peningkatan, tentu ini menjadi keprihatinan mengingat ini sangat merugikan masyarakat, untuk mengurangi peredaran uang palsu dan sebelum ada korban di masyarakat, dihrapkan BI bisa menambah lokasi penukaran uang agar mampu menekan angka perederan uang palsu. Selain itu menurut Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati‎ menjelaskan bahwa, dalam mengatasi masalah uang palsu selain meningkatkan pelayanan pendeteksi uang palsu namun sosialisasi terhadap masyarakat juga sangat perlu dilakukan. Ujarnya”.

Saat ini BI perlu menambah layanan mesin pendeteksi uang paslu sehingga dengan begini masyarakat mampu mengetahui jenis uang yang beredar. Saat ini peredaran uang palsu sudah sangat memprihatinkan. Sampai terjadi temuan uang palsu di mesin ATM. Tentu ini Menjadi PR tentang maraknya uang palsu yang beredar. peredaran uang palsu itu sebenarnya lebih banyak di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Karena para pengedar memanfaatkan minimnya pengetahuan masyarakat akan perbedaan uang palsu dan uang asli.

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Bank Mandiri Targetkan Buat 14 Juta Kartu Elektronik hingga Akhir 2017

Kebutuhan masyarakat terhadap uang elektronik atau e-Money terus meningkat sejalan dengan program pemerintah yang menerapkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *