Home » Saham » Investasi » Tekanan Masih Menghantui Pasar SUN

Tekanan Masih Menghantui Pasar SUN

Tekanan demi tekanan masih terus membayangi pasar investasi tanah air. Setelah pelemahan rupiah yang terjadi cukup panjang, bursa saham pun harus terkena imbas nya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau terus mengalami pelemahan. Disisi lain, harga Surat Utang Negara (SUN) diprediksi masih akan bergerak variasi namun cenderung menurun. Walaupun ada sentimen positif dari penguatan rupiah secara perlahan dan kenaiakn peringkat Indonesia oleh Rating and Investment Information Inc. nyatanya masih belum bisa untuk mendongkrak harga SUN

Walau demikian, sentimen negatif masih menghantui perdagangan SUN, seperti penurunan angka cadangan devisa dan juga kekhawatiran investor terkait kebijakan tarif impor komoditas Amerika Serikat (AS)

Pada sebelumnya, kenaikan imbal hasil surat uang regional dan menurunnya angka cadangan devisa menjadi sentimen negatif yang mendorong kenaikan imbal hasil SUN. adapun perubahan imbal hasil SUN pada perdagangan Kamis (8/3) sekitar 1-10 bps. Sementara itu, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 1-8 bps dengan harga turun hingga sebesar 30 bps.

Melihat secara teknikal, harga SUN untuk tenor panjang masih bergerak ke samping, dan untuk tenor pendek masih cenderung berbalut tren penurunan. Beberapa analis merekomendasikan seri FR0069, FR0053, FR0061, FR0070, FR0056, FR0071, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, dan FR0072

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Investasi Deposito Tidak Menguntungkan Tanpa Investasi Obligasi Atau Reksadana

PT Bank HSBC Indonesia atau HSBC Indonesia pada bulan April lalu melakukan integrasi dengan PT ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *