Home » Ekonomi & Bisnis » Perbankan » Sertifikasi Asosiasi Fintech Sebagai Langkah Bisnis P2P Lending

Sertifikasi Asosiasi Fintech Sebagai Langkah Bisnis P2P Lending

Program sertifikasi dari AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) akan segera melakukan tijauan internal untuk jalannya proses usaha peer to peer P2P Lending.

Menurut keterangan dari Kuseryansyah selaku pimpinan AFPI menyatakan jika salah satu program yang sangat penting untuk direalisasikan dari asosiasinya ialah rencana kerja dalam 90 hari. Selain itu program ini sebagai salah satu sertifikasi internal yang akan diberlakuakn dalam proses bisnis berhubungan dengan pelayanan terbaik terhadap nasabah.

Tidak hanya itu dari pihak AFPI akan mengadakan inisiasi rencana pengadaan pusat data fintech lending yang merupakan inovasi untuk memperlancar apa yang menjadi kebutuhan manajemen serta untuk mempermudah penilaian resiko dari seluruh anggotanya.

Untuk penjelasan detailnya pusat data ini salah satu sistem kerja yang hampir sama dengan SLIK Sistem Layanan Informasi Keuangan saat ini sudah ada di Otoritas Jasa Keuangan.

Langkah ini sebagai sarana untuk menjaga dan memberikan pelindungan layanan terhadap nasabah serta rencana dalam pembangunan pangkalan data P2P lending.

Bahkan langkah jawaban yang tepat dari berbagai permasalahan sebelumnya, berbagai keluhan dari masyarakat yang merasa jika pinjaman tersebut lebih memberatkan, dan itu juga sebagai langkah antisipasi nasabah yang hanya gali lubang saja.

Program ini bukan yang pertamkalinya karena sebelumnya sudah pernah diadakan panduan kode etik anggota dari PJOK, terkait masalah pinjmanan uang yang menggunakan layanan TI.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor sekuritas.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

KUR Yang Fleksibel Impian BRI Agro

KUR tahun 2018 tidak sesuai dengan target Bank BRI Agro hanya teralokasikan sebesar 23,51% yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *