Home » Pasar Uang » Rupiah Diawali Penurunan Saat Kekuatan Dari USD Mengendur

Rupiah Diawali Penurunan Saat Kekuatan Dari USD Mengendur

Nilai tukar rupiah pada dolar AS atau USD di perdagangan hari ini tetap melemah di level Rp. 13.470 per US Dolar. Mata uang Indonesia gagal memaksimalkan menurunnya kekuatan dari US Dolar pada sejumlah mata uang utama dunia.

Berdasar dari data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor Bank Indonesia, rupiah diawali dengan Rp. 13.473 per US Dolar. Posisi tersebut menurun jika dibandingkan dengan level 1 hari sebelumnya yakni Rp. 13.447 per US Dolar.

Posisi rupiah berdasar Yahoo Finance di perdagangan hari ini menempati level Rp. 13.438 per US Dolar atau sedikit meningkat jika dibandingkan dengan penutupan 1 hari lalu Rp. 13.440 per US Dolar. Pergerakan dari rupiah tengah minggu ini ada pada kisaran Rp. 13.438 hingga Rp. 13.528 per US Dolar.

Data dari SINDOnews dari Limas memperlihatkan rupiah masih mengalami kesulitan untuk membalik dengan menempati posisi Rp.13.508 per US Dolar. Keadaan ini menunjukan jika rupiah kian buruk jika dibandingkan dengan posisi di penutupan 1 hari lalu yakni Rp. 13.465 per US Dolar.

Sedangkan data dari Bloomberg di pagi hari ini diawali dengan Rp.13.479 per US Dolar atau tidak jauh lebih baik daripada penutupan 1 hari lalu, Rp.13.460 per US Dolar. Kisaran dari pergerakan rupiah di hari ini menempati level Rp. 13.455 hingga Rp. 13.490 per US Dolar.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor sekuritas.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

Bank Mandiri Targetkan Buat 14 Juta Kartu Elektronik hingga Akhir 2017

Kebutuhan masyarakat terhadap uang elektronik atau e-Money terus meningkat sejalan dengan program pemerintah yang menerapkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *