Home » Sekuritas » Reksadana » Pelemahan Rupiah Ancam Industri Reksadana Dollar

Pelemahan Rupiah Ancam Industri Reksadana Dollar

Rupiah saat ini masih dalam bayang-bayang pelemahan terhadap Dollar AS (Amerika Serikat). Hal ini tentu menjadi tantangan untuk reksadna berdenominasi dollar AS yang mempunyai aset investasi di Indonesia. Dampak pelemahan rupiah terhadap mata uang paman sam tersebut berimbas terhadap pasar Indonesia yang berdenominasi dollar AS.

Reksadana dollar AS yang berinvestasi di Indonesia tidak akan lepas dari potensi kerugian kurs rupiah. Sebab dollar AS hanya digunakan oleh investor yang melakukan transaksi jual-beli pada reksadana ini. dilain sisi, manajer investasi juga masih tetap membeli atau menjual aset portofolio reksadana dollar AS dengan mata uang rupiah.

Dollar yang berasal dari investor akan dikonversi ke rupiah untuk digunakan oleh manajer investasi, lalu dokonversi kembali ke dollar untuk dibagikan ke investor. Tentu ketika rupiah melemah, keuntungan yang didapatkan oleh investor menjadi tidak maksimal, sebab jumlah dollar yang didapatkan investor berkurang akibat pelemahan rupiah.

Selain itu, karena investasinya di Indonesia, Manajer investasi juga harus menghadapi risiko gejolak pasar saham atau obligasi yang juga imbas dari pelemahan rupiah. Sehingga sangat harus dilakukan agar manajer investasi memilih aset portofolio yang relatif aman dari pelemahan rupiah agar kinerja reksadana dollar AS yang dikelolanya tetap terjaga.

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Manulife Bantu Kembangkan Literasi pasar Modal Syariah di Jatim

PT Maulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) kembali berkiprah di pasar permodalan syariah khususnya di Provinsi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *