Home » Pasar Uang » Analisa Forex » Pasca Rilis Data Indutri China, AUD/USD  Pertahankan Level Tingginya

Pasca Rilis Data Indutri China, AUD/USD  Pertahankan Level Tingginya

AUD/USD masih bertahan di level tingginya terhadap Dollar Amerika dalam sesi perdagangan Hari Selasa (13/12/2016) siang ini. Laporan data dari China tentang kenaikan penjualan ritel dan laporan indicator perkeonomian Australia yang dirilis tadi pagi telah berhasil mendukung dollar Australia tetap mempertahankan perolehannya.

AUD/USD telah diperdagangkan pada angka 0.7502, mengalami kenaikan tipis sebanyak 0.08% pasca China yang menjadi Negara patner utama perdagangan bagi  Australia melaporkan  bila penjualan riitel China mengalami kelonjakan hingga mencapai 10.8% YoY untuk bulan ini. jumlah kenaikan tersebut lebih tinggi dari prediksi pasar yang hanya memperkirakan kenaikan sebanyak 10.1%.

Data produksi China juga telah dilaporkan mengalami kenaikan hingga 6.2%, dan berhasil menyangkal perkiraan kenaikan yang hanya diperkirakan naik sebanyak 6.2%. Disamping itu, menyusul laporan tentang investasi asset mengalami kenaikan sebanyak 8.3%.

Sebelumnya, dari pihal Australia telah melaporkan bahwa data indeks harga rumah mengalami kenaikan sebanyak 1.5% pada kuartal ke 3, kenaikan tersebut di bawah perkiraan yang memprediksi kenaikan sebanyak 2.3%. Laporan presentase tersebut merupakan laporan terlemah semenjak kuartal awal pada tahun 2013 lalu. Dan jumlah itu menurun dari total jumlah kenaikan pada laporan data di bulan yang sama pada satu tahun yang lalu yang melaporkan kenaikan 10.7%.

Menurut analisia OANDA, AUD masih akan terdukung oleh perubahan harga bijih besi yang masih tarik menarik dengan hasil obligasi AS dan juga adanya peninggkatan harga-harga produk industry logam. Saat berita ini ditulis AUD/USD diperdagangkan pada harga 0.7492, masih di level tingginya sejak 8 Desember kamarin.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor sekuritas.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

Pelaku Pasar Menunggu Kebijakan Donald Trump pada 2017

Setelah Donald Trump resmi sebagai Presiden Amerika Serikat, Pasar keuangan Dunia cukup mendapatkan tekanan yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *