Home » Sekuritas » Reksadana » OJK- Industri Reksadana Bisa Gunakan Efek Derivatif

OJK- Industri Reksadana Bisa Gunakan Efek Derivatif

Semakin bertumbuhnya industri reksadana di indonesia, membuat OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menerbitkan kebijakan kebijakan baru untuk bisa membuat reksadana semakin bertumbuh. Salah satunya adalah saat ini OJK telah memperbolehkan industri reksadana kontrak investasi untuk bisa melakukan investasi efek derivatif. Efek derivatif ini bisa di gunakan baik secara domestik atau global. Tentu kebijakan ini bisa meningkatkan kembali industri reksadana. Aturan baru yang di terbitkan ini terkait reksadana kontrak investasi kolektif agar bisa melakukan perdagangan pada bursa efek baik di indonesia ataupun di bursa efek luar negeri

Adapun ketentuan ketentuan yang di  keluarkan oleh OJK, antara lain memuat, efek yang di perdagangkan di bursa efek luar sudah masuk dalam kriteria ojk dan sudah mendapatkan izin secara resmi oleh ojk serta mendapatkan peringkat layak investasi dari perusahaan pemeringkat efek. nantinya Evaluasi akan di berikan secara harian serta efek devariatif bisa di jual atau di tutup posisinya melalui transaksi yang bisa di hapus kapan saja. Agar bisa berjalan optimal, nantinya harus bisa memiliki dasar objek acuan seperti efek atau indeks efek. Bagi indeks efek. ojk mewajibkan agar bisa memenuhi ketentuan dan nilai indeks efek yang di keluarkan secara harian dari media cetak ataupun media elektronik

Dengan terbitnya efek derivatif di industri reksadana, tentu ini sangat menguntungkan investor dan juga bisa meningkatkan likuiditas pada reksdana. Kelebihan dari efek derivatif inim yaitu bisa digunakan untuk hedging sehingga bisa mengurangi resiko investasi tapi bisa juga ikut menyumbang exposure bagi mata uang asing jika derivatif di lakukan di pasar global

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Pasar Saham Turun, Reksadana Saham Masih Moncer

Walaupun pasar saham cenderung menurun di akhir Februari lalu, namun reksadana saham masih bisa mencatatkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *