Home » Ekonomi & Bisnis » Perbankan » NPF Masih Tinggi, Mandiri Syariah Perketat Beberapa Sektor

NPF Masih Tinggi, Mandiri Syariah Perketat Beberapa Sektor

Pada Kuartal III 2016, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) masih memiliki kendala yang serius terkait dengan kualitan dan layanan pembiayaan. Hal ini bisa terlihat dari Rasio pembiyaan yang masih bermasalah atau non performing finance (NPF) yang masih sebesar 5,43%. Jika dilihat dari data, NPF bank sudah mengalami penurunan hingga 146 bps (Basis Poin) jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya secara year to year. Namun BSM mentargetkan pembiayaan bermasalah bisa berada di bwah 5%.

Mengatasi hal tersebut, Bank Syariah Mandiri memiliki beberapa strategi, yaitu dengan cara memperketat penilaian resiko. namun selain itu, BSM juga akan proses restrukturisasi sesuai dengan prinsip kehati hatian.

Hampir sepanjang kuartal 3 di 2016, ada beberapa sektor yang berkontribusi terhadap penurunan rasio yaitu sektor Wholesale, batubara, minyak dan gas. Untuk mencegah permasalahan biaya, BSM akan lebih selektif dalam memberikan pembiayaan kepada sektor tersebut. Hal ini juga untuk menjaga kualitas kredit.

Bank Syariah Mandiri juga masih akan melakukan Ekspansi ke beberapa sektor yang akan mengalami pertumbuhan cukup bagus pada tahun depan. Ada beberapa sektor yang nantinya akan dikembangkan untuk tahun depan, yaitu, Ritel, Gadai Emas, Usaha mikro dan Pensiunan. Sampai saat ini Gadai emas sudah tumbuh 26% dan untuk usaha mikro naik 40% terhitung secara year to year.

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Bank Muamalat Siap Kedatangan Investor Baru

Dikabarkan sudah ada empat investor yang sudah bersedia untuk menyetor modal ke PT Bank Muamalat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *