Home » Pemasaran » Asuransi » Masih Lemahnya Industri Asuransi Di Indonesia

Masih Lemahnya Industri Asuransi Di Indonesia

Perkembangan asuransi masih tergolong lambat. Itu bisa terlihat dari masih sedikitnya masyarakat untuk berasuransi. Dan masih banyak yang belum menyadari pentingnya berasuransi. Hal ini karena kurangnya sosialisasi dalam menerapkan sistem asuransi tersebut. Menurut Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Dari tahun 2015 saja tingkat asuransi konvensional masih mencapai 2,51 persen. Sementara itu Asuransi Syariah baru mencapai 0,08 persen.

Bila di lihat dari beberapa negara di ASEAN industri Asuransi indonesia masih tertinggal. Hal ini perlu kerja keras dalam membangun minat masyarakat dalam berasuransi. Di negara ASEAN saja Perkembangan Asuransi konvensional antara 4,5 persen sampai 6,5 persen. hal ini tentu berbeda dengan di indonesia.

Walaupun demikian jika dilihat kini perkembangan perusahaan asuransi sudah mengalami perkembangan setiap tahunnya. Asuransi pada dasarnya bisa memberikan jaminan terhadap harta benda dan jiwa seseorang. Perlu penyuluhan yang menyeluruh agar peran asuransi dapat di pahami oleh setiap lapisan masyarakat tidak hanya masyarakat kalangan menengah saja.

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

ZURICH Assurance Adakan Talkshow “Yakin Sehat” Besama Koran SINDO dan SINDO News

Saat ini, masyarakat mulai menyadari bahwa kesehatan lebih mahal dari harta berapapun jumlahnya. Maka dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *