Home » Sekuritas » Reksadana » Kuartal I, Pertumbuhan Premi Asuransi Syariah Tumbuh 20%
Informasi asuransi syariah hari ini

Kuartal I, Pertumbuhan Premi Asuransi Syariah Tumbuh 20%

Industri Asuransi Syariah sangat optimis bisa mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi yang pesat hingga akhir tahun ini. Yang menjadi optimisme adalah karena saat ini penetrasi pasar yang semakin luas. Sejalan dengan market asuransi syariah yang semakin luas, hal ini perlu dimanfaatkan oleh perusahaan asuransi syariah untuk bisa menggenjot kontribusi mereka.

Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) memperkirakan, hingga akhir semester pertama tahun ini, pertumbuhan premi dari pelaku usaha asuransi syariah bisa menyentuh 20%. Hingga akhir triwulan II-2016, industri asuransi syariah mencatatkan pertumbuhan premi Rp 5.95 triliun. Bila proyeksi tersebut bisa direalisasikan, kontribusi sampai pertengahan tahun ini bisa menyentuh Rp 7.14 triliun.

Yang menjadi optimisme adalah karena saat ini pelaku usaha asuransi syariah semakin gencar melakukan edukasi hingga dilakukan ke daerah daerah, termasuk juga ke kantong kantong syariah. Edukasi ini sangat rutin dilakukan oleh berbagai pihak.

Edukasi masih menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mendorong industri asuransi syariah. Hal ini tidak lepas dari penetrasi yang masih rendah, padahal asuransi syariah punya potensi yang sangat besar. Selain itu, saat bulan Ramdhan dan lebaran bisa menjadi dukungan positif untuk pertumbuhan asuransi syariah.

Perputaran uang yang lebih pesat diharapkan bisa berdampak terhadap peningkatan pembelian produk produk asuransi syariah. Secara keseluruhan segmen asuransi jiwa syariah masih akan mendominasi bisnis perasuransian syariah. Terutama untuk produk unitlink yang selama ini masih menjadi primadona untuk peserta asuransi syariah.

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Pasar Saham Turun, Reksadana Saham Masih Moncer

Walaupun pasar saham cenderung menurun di akhir Februari lalu, namun reksadana saham masih bisa mencatatkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *