Home » Ekonomi & Bisnis » Indosat Segera Terbitkan Surat Utang

Indosat Segera Terbitkan Surat Utang

Semakin membaiknya industri pasar modal indonesia, sejumlah emiten bersaing meluncurkan produk investasi pasar modal. saat ini yang mengalami peningkatan adalah jenis investasi obligasi korporasi, saat ini sejumlah obligasi korporasi sudah menunggu untuk bisa masuk ke pasar modal. salah satunya yang akan segera merilis obligasi penawaran umum berkelanjutat (PUB) 1 Tahap IV adalah PT Indosat TBK (ISAT). Rencananya Indosat akan meluncurkan obligasi sekitar Rp 3.2 triliun. Selain itu indosat juga akan meluncurkan Sukuk Ijarah lanjutan senilai Rp 288 miliar. Rencananya hasil dari Peluncuran obligasi ini akan di gunakan untuk modal pembiayaan kembali pinjaman, sementara dana dari penerbitan Sukuk akan di gunakan untuk pembayaran biaya hak penyelenggaraan (BHP).

Wacana peluncuran obligasi ini sudah mendapatkan peringkat AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), perlu di ketahui, peringkat AAA merupakan peringkat paling tinggi yang di berikan oleh Pefindo. Pemberian peringkat tersebut kepada indosat merupakan salah satu dukungan yang paling kuat dari beberapa pemegang saham utama, posisi pasar yang kuat dan didorong oleh kinerja oprasional yang membaik, namun peringkat juga akan di batasi oleh struktur permodalan perusahaan yang moderat. Peringkat yang sudah di berikan bisa saja di turunkan apabila terjadi penurunan dalam kepemilikan dan menurunnya dukungan induk usaha.

Indosat sendiri merupakan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan informasi di indonesia yang meliputi bisnis seluler, multimedia, dan internet. Sejalan dengan teknologi yang terus berkembang , di harapkan bisa meningkatkan laba perusahaan dan juga mendapatkan return dari obligasi yang sudah di terbitkan. di harapkan penerbitan surat utang ini bisa memberikan timbal balik yang signifikan.

 

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Risiko Perekonomian Semakin Meningkat Tahun 2019

Jumlah dana pensiun sebesar 8,36 triliun, sedangkan dana untuk tahun 2018 kemarin sebesar 11,86 triliun. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *