Home » Saham » Investasi » Bijak Dalam Memilih Layanan Keuangan Online

Bijak Dalam Memilih Layanan Keuangan Online

Bagi pengguna internet khususnya yang sering menggunakan fasilitas keuangan online tentu ancaman peretas data masih menjadi momok yang menakutkan. Walaupun memang sudah ada edukasi dan sosialisasi, namun masih ada saja masyarakat menjadi korban yang datanya disalahgunakan oleh peretas atau hacker. Sebab para peretas memang memiliki kemampuan untuk membobol data nasabah.

Dilain sisi, semakin banyaknya fasilitas keuangan berbasis internet memang menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan secara online. Hampir semua lembaga keuangan menyediakan fasilitas ini. namun keamanan data nasabah menjadi kekhawatiran utama dari penggunanya.

Oleh sebab itu sangat penting untuk anda bijak dalam memilih layanan transaksi online. Hal tersebut agar bisa menghindari kerugian akibat kejahatan pencurian data atau scam saat melakukan transaksi online. Anda harus bisa memastikan jika layanan keuangan benar benar aman.

Baca Juga :  Investasi Deposito Tidak Menguntungkan Tanpa Investasi Obligasi Atau Reksadana

Risiko menggunakan layanan keuangan online tidak aman

  • Situs Tiruan
    Mungkin sebagian dari kita pernah mendengar tentang modus situs tiruan. Situs layanan dari Bank tertentu bisa saja ditiru sehingga menyebabkan tersimpannya data-data nasabah di sistem situs palsu ini. Ada baiknya untuk layanan cek saldo di internet yang sudah disediakan perbankan menggunakan layanan resmi. Sehingga kita perlu teliti untuk mengenali situs tiruan agar kita bisa terhindar dari segala penipuan.
  • Peretas data dari layanan internet publik
    Kita perlu menyadari jika mengakses keuangan diruang publik memiliki bahaya. Hal tersebut karena  sambungan internet yang digunakan bersama bisa saja diretas dan melihat informasi yang sedang kita buka. Memang perilaku pencurian data ini banyak yang dilakukan atas dasar iseng. Namun tidak sedikit juga hacker yang memang mencari uang dari cara ini.
  • Hati Hati Ketika berbelanja online
    Ketika kita ingin belanja menggunakan kartu kredit. Kita akan diminta untuk memasukan tiga angka Card Verivication Value (CW). Jika situs belanja anja tidak aman maka informasi kartu kredit bisa disalahgunakan. Sehingga kita perlu cermat ketika ingin transaksi menggunakan kartu kredit secara online
  • Phising
    Phising merupakan penipuan dengan modus mengirimkan email atau menelpon calon korban. Para pelaku ini mendapatkan data pribadi anda dari berbagai sumber. Salah satunya dengan pencurian data saat Anda memasukkan informasi Anda ke sebuah situs belanja atau keuangan. sehingga jangan mudah percaya terhadap kasus seperti ini

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk – produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Rupiah Lesu, Gairah Investasi Menurun

Penurunan nilai tukar rupiah bisa mengganggu kepercayaan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia terutama untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *