Home » Saham » Investasi » BI Rate Turun, Manjer Investasi Ketatkan Persaingan

BI Rate Turun, Manjer Investasi Ketatkan Persaingan

Pasca putusan BI yang melakukan pemangkasan suku bunga acuan pada pekan kemarin. membuat Manajer investasi semakin memperketat persaingan. Terutama pada produk reksadana pasar uang. BI Memangkas suku bunga acuan menjadi 6.5%. hal ini membuat manajer investasi bersaing untuk bisa mengurangi porsi pada deposito. mengurangi deposito karena adanya aksi penurunan suku bunga deposito di sektor perbankan. Pada rapat yang telah selesai di lakukan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia, Dalam rapat tersebut telah resmi untuk melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps dari posisi semula 6,75%. Penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia ini sudah terjadi 4 kali dalam tahun ini. disisi lain, Deposit Facility mengalami penurunan suku bunga sekitar 25 bps menjadi 4,5% dan lending facility juga turun sebesar 25 bps menjadi 7%.

Menyusul adanya penurunan suku bunga acuan, membuat Manajer investasi semakin mengetatkan persaingan dengan adanya penurunan porsi deposito untuk produk reksadana pasar uang. dengan adanya penurunan suku bunga acuan akan terjadi penurunan suku bunga acuan oleh perbankan, namun Manajer investasi harus bisa mengatur Return salah satunya adalah dengan cara menurunkan porsi deposito dari 10% – 15% menjadi hanya 5%. Lalu sebagian akan di alihkan ke obligasi korporasi yang memiliki jangka waktu kurang dari setahun, yang berasal dari Emiten dan juga BUMN. Karena penerbitan surat utang obligasi ini memiliki langkah yang cerah di tambah dengan gencarnya pemerintah dalam mengembangkan program pembangunan infrastruktur.

Saat ini BI tengah berupaya untuk memulai reformulasi terhadap kebijakan suku bunga, dengan kebijakan yang akan di keluarkan oleh BI akan membuat Sektor perbankan harus memangkas suku bunga deposito, dengan begini Produk deposito akan semakin kalah tertinggal dengan obligasi. Banyak yang memperkirakan, hingga akhir tahun ini BI masih berkesempatan untuk kembali memangkas suku bunga, dengan melihat inflasi dalam negeri yang masih stabil. Karena saat ini porsi deposito sudah semkain di kurangi. Saat ini sejumlah manajer investasi sudah melakukan pengurangan porsi deposito. lalu akan di alihkan ke obligasi Korporasi.

Pencarian terkait lainnya:

  • daftar manajer investasi terbaik 2016

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Pengelola Dana China Semakin Gencar Investasi Berbasis Teknologi

Mungkin sebagian dari kita sudah mendengar nama Yu’E Bao. Ya, ini merupakan produk reksadana pasar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *