Home » Ekonomi & Bisnis » Amerika Tidak Masuk No.1 Negara Dengan Ekonomi Paling Kompetitif

Amerika Tidak Masuk No.1 Negara Dengan Ekonomi Paling Kompetitif

Untuk menjadi negara dengan tingkat ekonomi paling baik dan kompetitif sangat tidak mudah. Amerika Telah membuktikannya. Sebelumnya Negara Amerika Serikat sempat menjadi no satu di dunia sebagai negara paling kompetitif di dunia mengalahkan negara negara maju di benua Eropa. Baru baru ini The World Competitiveness Center telah mengumumkan hasil risetnya tentang negara yang memiliki tingkat ekonomi paling kompetitif di dunia. Hasil riset ini sangat mengejutkan dunia. Karena sangat berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Dimana Amerika Serikat harus terdepak dari posisi pertama negara paling kompetitif di dunia.

Menurunnya Amerika sebagai pemuncak utama negara dengan ekonomi paling kompetitif karena Amerika sempat mengaalami krisis keuangan dan nilai tukar Dolar masih harus kalah unggul dengan mata uang unggulan lainnya. pada tahun 2016 10 besar tingkat negara paling kompetitif masih banyak di isi oleh negara dari benua eropa seperti Denmark Dan Swedia. Berikut adalah 6 negara dengan Tingkat Ekonomi Paling Kompetitif.

10 negara dengan Tingkat Ekonomi Paling Kompetitif

No Negara Peringkat Ekonomi Peringkat Pemerintah Peringkat efisiensi bisnis Peringkat kemajuan infrastruktur
1 Hongkong 5 1 1 21
2 Swiss 10 2 3 3
3 Amerika Serikat (AS) 1 25 7 1
4 Singapore 4 3 5 8
5 Swedia 17 11 4 4
6 Denmark 22 8 6 2
7 Irlandia 6 13 2 23
8 Belanda 9 15 10 7
9 Norwegia 32 6 8 6
10 Canada 14 10 12 9

Itulah 10 negara dengan tingkat ekonomi paling kompetitif di dunia. Di harapkan Ekonomi indonesia mampu masuk 10 besar dalam tingkat ekonomi paling kompetitif di dunia. Saat ini indonesia masih berada pada posisi 48 sebagai negara dengan tingkat ekonomi paling kompetitif dunia. Hasil ini mengalami penurunan. Sebelumnya indonesia masuk dalam posisi 42 sebagai negara dengan tingkat ekonomi paling kompetitif di dunia. Dalam pemilihannya. Yang dilihat untuk dari peringkat ekonomi, Peringkat Pemerintah, Peringkat Efisiensi Bisnis dan Peringkat kemajuan infrastruktur

About Abdul Hilmawan

Abdul Hilmawan
Abdul Hilmawan merupakan penulis yang berpengalaman di bidang investasi dan saham, khususnya saham perbankan yang terkait dengan produk - produk sekuritas, danareksa dan produk lainnya

Check Also

Risiko Perekonomian Semakin Meningkat Tahun 2019

Jumlah dana pensiun sebesar 8,36 triliun, sedangkan dana untuk tahun 2018 kemarin sebesar 11,86 triliun. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *